Kebakaran Hutan di Bukit Sebayan Lamandau
Kebakaran hutan dan lahan kembali menjadi perhatian serius di Kabupaten Lamandau. Kali ini, kobaran api dilaporkan terjadi di kawasan Bukit Sebayan, Kecamatan Delang, pada Senin, 24 Agustus 2026. Hingga Selasa, 25 Agustus, penanganannya menghadapi kendala berat karena lokasi kebakaran berada jauh dari akses jalan.
Laporan lapangan menyebut titik api berjarak lebih dari lima kilometer dari jalan utama. Tidak tersedia akses jalan yang memungkinkan petugas dengan mudah mencapai lokasi. Kondisi tersebut membuat pemadaman melalui jalur darat sangat terbatas dan mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan alternatif penanganan melalui udara.
Upaya Penanganan dan Koordinasi
Camat Delang Srijinggo mengatakan pihak kecamatan bersama pemerintah desa, kepolisian, TNI, Damang Kepala Adat dan unsur terkait masih berupaya mengetahui kondisi terkini di lokasi. Sementara itu, Sekretaris Daerah Lamandau Irwansyah meminta titik koordinat kebakaran segera disampaikan untuk dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi dan BPBDPK.
Dari informasi foto udara yang diterima pemerintah daerah, api dilaporkan semakin membesar. Tidak terlihat adanya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Pemkab kemudian mengupayakan bantuan pemadaman udara untuk menjangkau titik yang sulit ditembus dari darat.
Nilai Ekologis dan Budaya Bukit Sebayan
Kondisi ini menjadi perhatian karena kawasan Bukit Sebayan dikenal memiliki vegetasi hutan yang masih alami dan berada dalam kawasan yang memiliki nilai ekologis. Kawasan Sebayan juga memiliki nilai budaya bagi masyarakat setempat. Pemerintah daerah menyebut lokasi tersebut memiliki keterkaitan dengan nilai adat dan kepercayaan masyarakat sekitar.
Medan yang sulit, minimnya akses, serta vegetasi yang cukup rapat membuat kebakaran berpotensi semakin sulit dikendalikan apabila penanganan terlambat. Karena itu, percepatan penanganan menjadi penting untuk mencegah api meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.
Status Informasi dan Imbauan
Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi terverifikasi yang menyatakan seluruh kawasan hutan lindung telah terbakar. Yang terkonfirmasi adalah adanya kebakaran di kawasan Bukit Sebayan dengan kondisi api dilaporkan membesar dan penanganan darat menghadapi kendala akses.
Bukit Sebayan merupakan salah satu kawasan alam di Kecamatan Delang yang memiliki nilai wisata dan ekologis. Data Kementerian Pariwisata mencatat Bukit Sebayan sebagai atraksi wisata alam di Kelurahan Kudangan, Kecamatan Delang. Dokumen Pemkab Lamandau juga mencatat kawasan Sebayan Bungsu sebagai bagian dari kawasan perbukitan Sebayan yang memiliki nilai budaya dan wisata.
Karena itu, kebakaran di kawasan tersebut tidak hanya menyangkut hilangnya vegetasi, tetapi juga menyentuh kelestarian lingkungan dan potensi wisata serta nilai budaya masyarakat Lamandau. Pemerintah daerah bersama unsur terkait kini diharapkan dapat mempercepat koordinasi dan memastikan dukungan pemadaman yang sesuai dengan kondisi medan.
Masyarakat juga diminta tidak mendekati lokasi kebakaran tanpa kepentingan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api baru. Karhutla tidak selalu dimulai dari api besar. Di tengah kemarau dan kondisi lahan kering, satu titik api yang sulit dijangkau dapat berubah menjadi ancaman yang jauh lebih besar.