Nanga Bulik - Setelah pencarian intensif selama 24 jam, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad korban tenggelam di Sungai Bulik, Desa Sungkup. Kristian Rio Ekatama (14), pelajar SMP yang dilaporkan hilang, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada Kamis pagi (19/3/2026).
Daftar Isi
Proses Pencarian dan Penemuan
Jasad korban tenggelam ditemukan sekitar pukul 06.40 WIB, tepat 24 jam setelah kejadian. Tim SAR menemukan korban sekitar 500 meter dari lokasi awal tenggelam di Sungai Bulik.
Kepala BPBD Lamandau, Hendikel, membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, korban ditemukan dalam kondisi hanyut dan langsung dievakuasi ke rumah duka.
Tim SAR Gabungan
Pencarian melibatkan personel BPBD Lamandau dan Basarnas Kotawaringin Barat. Operasi sempat dihentikan pada Rabu malam dan dilanjutkan kembali Kamis dini hari.
Evakuasi dan Penanganan Korban
Proses evakuasi berjalan lancar dengan bantuan warga sekitar. Setelah ditemukan, jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
"Dengan ditemukannya korban, kami menyampaikan turut berduka cita," ujar Hendikel. Keluarga diharapkan diberikan ketabahan menghadapi musibah ini.
Peringatan dari BPBD Lamandau
Kasus korban tenggelam di Sungai Bulik ini menjadi perhatian serius. Ini merupakan kasus ketiga di Kabupaten Lamandau dalam waktu kurang dari 10 hari.
Imbauan Keselamatan
BPBD Lamandau mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai. Terutama di musim hujan ketika debit dan arus sungai tidak menentu.
Peristiwa ini terjadi saat korban mandi dan berenang bersama teman-temannya. Pihak berwenang menekankan pentingnya keselamatan di perairan.