NANGA BULIK, Laman Bicara — Sudah lebih dari 4 Minggu, lampu rambu lalu lintas (APILL) di kawasan Jalan Batu Batanggui, Kabupaten Lamandau, dilaporkan tidak berfungsi. Kondisi ini memicu kekhawatiran pengguna jalan, karena simpang tersebut termasuk salah satu titik lalu lintas yang cukup padat dan rawan kecelakaan. Lampu lalu lintas mati ini menjadi sorotan warga yang setiap hari melintas.
Kondisi Lampu Lalu Lintas di Lapangan
Pantauan di lapangan menunjukkan lampu lalu lintas dalam kota mati total. Tidak ada nyala merah, kuning, maupun hijau yang mengatur arus kendaraan dari berbagai arah. Sebagai pengganti, hanya terpasang spanduk peringatan dari Dinas Perhubungan yang mengimbau pengendara untuk berhati-hati dan mengurangi kecepatan.
Mati Total Tanpa Penjelasan
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab utama matinya lampu tersebut. Spanduk imbauan pun terlihat seperti pengakuan diam bahwa masalah ini belum terselesaikan. Alih-alih solusi, ia hanya menjadi pengingat bahwa ada sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Dampak bagi Pengguna Jalan
Realitanya, imbauan tak selalu sekuat sistem. Pengendara terlihat harus saling “membaca gerak” di persimpangan—mengandalkan insting, bukan aturan. Situasi ini berpotensi menimbulkan konflik lalu lintas, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Lampu lalu lintas mati di titik padat ini membuat pengguna jalan semakin waspada, namun risiko tetap tinggi.
Risiko Kecelakaan Meningkat
Tak sedikit yang menilai bahwa pembiaran ini menunjukkan kurangnya respons cepat dari pihak terkait. Mengingat fungsi APILL bukan sekadar pelengkap jalan, melainkan pengatur utama keselamatan di simpang-simpang padat. Jika kondisi ini terus berlanjut, yang dipertaruhkan bukan hanya ketertiban lalu lintas, tapi juga keselamatan nyawa.
Tanggapan Warga dan Pihak Terkait
Sejumlah warga mengaku kondisi ini sudah terlalu lama dibiarkan. Mereka mempertanyakan lambannya penanganan terhadap fasilitas vital yang menyangkut keselamatan publik. “Sudah lama mati, hampir tiap hari lewat sini. Kadang bingung siapa duluan, apalagi kalau ramai. Harusnya cepat diperbaiki,” ujar salah satu pengendara yang melintas.
Belum Ada Tanggapan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait kapan perbaikan akan dilakukan dan apa penyebab utama matinya lampu lalu lintas tersebut. Warga berharap Dinas Perhubungan segera bertindak, karena di jalan raya, satu detik ragu bisa berubah jadi satu tragedi nyata.