Kebakaran Hutan Seluas 10 Hektare di Bukit Noulungan

Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Bukit Noulungan yang terletak di wilayah Desa Toka-Merambang, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau. Peristiwa ini diperkirakan telah menghanguskan sekitar 10 hektare area hutan produksi tetap. Laporan awal kejadian diterima oleh pihak kecamatan dari warga setempat pada Kamis sore.

Setelah menerima informasi tersebut, tim gabungan dari pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, serta pihak perusahaan segera menuju ke lokasi. Mereka melakukan pengecekan langsung untuk memastikan keberadaan titik api di kawasan tersebut.

Kendala Pemadaman dan Potensi Penyebaran Api

Akses Medan Terjal dan Berbatu

Upaya pemadaman awal telah dilakukan secara manual oleh personel gabungan bersama tim pemadam dari perusahaan. Namun, proses penanganan menghadapi kendala besar karena medan Bukit Noulungan yang sangat terjal dan berbatu. Kondisi ini menyebabkan armada pemadam kebakaran tidak dapat mendekati titik lokasi api secara langsung.

Kondisi Angin dan Pantauan Udara

Berdasarkan hasil pemantauan menggunakan drone, titik api dilaporkan masih aktif dan berpotensi terus membesar. Kondisi angin yang berhembus cukup kencang semakin memicu kekhawatirkan bahwa kobaran api dapat menyebar ke area perkebunan warga di sekitarnya.

Permohonan Bantuan Helikopter dan Imbauan Warga

Mengingat akses darat yang sangat sulit, pemerintah kecamatan mengajukan permohonan bantuan pemadaman udara kepada Bupati Lamandau melalui BPBD setempat. Penanganan menggunakan helikopter diharapkan mampu menjangkau titik api yang berada di puncak bukit.

Saat ini berbagai pihak termasuk Polsubsektor Bulik Timur, TNI, pemerintah desa, PT SMU, dan masyarakat terus siaga di lapangan. Warga di sekitar lokasi juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan dan segera melapor jika menemukan titik api baru.